• +62 21 351 4348
  • sekretariat@dppinsa.com

INSA Minta Kemenhub Lakukan Audit Terhadap Kapal di Danau Toba

INSA Minta Kemenhub Lakukan Audit Terhadap Kapal di Danau Toba

JAKARTA—Indonesian  National Shipowners’ Association (INSA)  meminta Kementerian Perhubungan melakukan audit terhadap seluruh kapal yang beroperasi di Danau Toba, Provinsi Sumatra Utara.

Audit tidak hanya menyangkut sisi teknis dan kelaikan kapal, tetapi juga mencakup  peralatan keselamatan seperti life jacket, life boat, ship management hingga kompetensi sumber daya manusia (SDM).   

Audit tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperbaiki management dan operasional moda tranportasi  di Danau Toba agar musibah tenggelamnya kapal motor Sinar Bangun tidak terulang kembali.

“Segera audit seluruh kapal di Danau Toba untuk memastikan kapal yang beroperasi memenuhi sisi kelaikan dan keselamatan dan orang-orang yang mengoperasikan kapal juga memenuhi kriteria kompetensi,” kata Ketua Umum INSA Johnson W. Sutjipto.

Dia juga meminta kementerian dan lembaga terkait dengan penanganan kebencanaan di kawasan Danau Toba juga diaudit. “Jangan sampai ketika musibah terjadi lagi, tim yang bertanggung jawab terhadap penanganan kebencanaan tidak siap saat bencana terjadi,” ujarnya.

Johnson meyakini musibah tenggelamnya kapal Sinar Bangun dapat dihindari jika Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut rutin melakukan audit terhadap armada serta melakukan simulasi penanganan bencana yang melibatkan banyak pihak terkait.

Selain itu, katanya, korban dapat diminimalisir jika lembaga atau badan yang bertanggung jawab terhadap kebencanaan di Danau Toba, lebih siap dalam menangani bencana yang terjadi. “Musibah ini bisa kita jadikan momentum untuk memberbaiki infrastruktur keselamatan transportasi perairan di seluruh Indonesia, khsusnya di Danau Toba,” katanya.

Johnson juga meminta Pemerintah untuk membangun galangan kapal di Danau Toba supaya kegiatan perawatan kapal dapat dilaksanakan sesuai dengan regulasi pengedokan. ”Ada puluhan kapal di Danau Toba, tetapi tidak ada satu pun galangan. Ini memprihatinkan,” ujarnya.

  • By admin
  • 03 Jul 2018
  • 43
  • INSA